30 maret 2012, ak kembali lagi k pesantrenku tercinta, haduuuh gamau sebenernya mah, tapi yaaaa mau gamau harus, sampe sekarang semalem ini ak belum packing pemirsaah, padahal besok berangkatnya pagi, sumpah maleeeeees bangettt.
tapi ak harus semangat, besok, ak memulai kehidupan yg penuh dengan bermacamacam aneka warna kehidupan, dan tentunya ak harus siap ngadepin semuanya, ya AKU HARUS SIAP !
well, jadinya mungkin ini terakhir kalinya ak ngisi blog tercinta ak, karna besok kita akan berpisah blog .
ak pasti kangen banget sama kamu.
mau perpisahan doang aja sekarang mah, gaakan nulis apapun yah, jadi sekian aja.
wassalam, selamat bertemu kembali di liburan selanjutnya.
karena hidup adalah sandiwara yang tak pernah usai (´⌣`ʃƪ) , NEVER GIVE UP and BELIEVE !, yes I CAN ! \(✽ˆ⌣ˆ✽)/
Kamis, 29 Maret 2012
Selasa, 27 Maret 2012
Kisah Pengorbanan Seorang Ibu.
A lkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya.
Suaminya sudah lama meninggal karena sakit,
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu sukamengadu ayam, mencuri dan berjudi.
Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang,
Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi.
Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”.
Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya
Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap
Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung
pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari
di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi
Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis
meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”
Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan
Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman
Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan
Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya
Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba
Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang
Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada
Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat
Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah
Tahukah anda apa yang terjadi?
Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah


Suaminya sudah lama meninggal karena sakit,
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka
Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang,
Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi.Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”.
Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya
Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap
Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung
pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari
di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi
Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis
meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan
Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman
Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan
Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya
Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba
Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang
Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada
Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat
Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah
Tahukah anda apa yang terjadi?
Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah



dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi,
dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata
Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan
Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya

dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata
Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan
Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya


Salam : @rinaronney J
Senin, 26 Maret 2012
MAKNA SEORANG S A H A B A T:)
Temen, sahabat… beberapa tahun lalu, kita bakalan nemuin mereka dari aktivitas sosial secara langsung. Misalnya aja mereka tinggal sebagai tetangga ato mereka teman sekolah.
Tetapi sekarang, kita bisa nemuin orang yang benerbener asing masuk ke dalam daftar teman kita.
Coba buka akun jejaring sosial kamu, ada berapa banyak teman yang belum pernah bertatap muka langsung sama kamu ?
ngga salah ko punya teman dari dunia maya, apalagi kalo mereka punya hobi yang sama, punya pengalaman yang bisa dibagi, punya pengetahuan yang bisa bermanfaat.
Masalahnya, dengan banyaknya kehadiran orang-orang baik di kehidupan kita (baik dari pertemuan langsung atau dunia maya), ternyata engga semua bisa jadi sahabat sejati
.


Tetapi sekarang, kita bisa nemuin orang yang benerbener asing masuk ke dalam daftar teman kita.
Coba buka akun jejaring sosial kamu, ada berapa banyak teman yang belum pernah bertatap muka langsung sama kamu ?

ngga salah ko punya teman dari dunia maya, apalagi kalo mereka punya hobi yang sama, punya pengalaman yang bisa dibagi, punya pengetahuan yang bisa bermanfaat.
Banyak pertemanan dunia maya yang berakhir menjadi persahabatan sesungguhnya.
Apa mereka bisa jadi sahabat sejati? Bisa iya, bisa engga. because sahabat sejati bisa ditemuin di mana aja dan kapan aja.
Apa mereka bisa jadi sahabat sejati? Bisa iya, bisa engga. because sahabat sejati bisa ditemuin di mana aja dan kapan aja.
Sebagai seorang manusia, hidup gaakan lengkap tanpa kehadiran seorang sahabat, terlebih lagi sahabat sejati yang bisa jadi cermin siapa diri kita.

.
Sahabat Sejati…
Mengatakan yang Sesungguhnya
Mengatakan yang Sesungguhnya

Sahabat sejati gaakan sungkan ngomong, “Berat badan kamu naik ya?” atau “Ada cabai di gigi kamu, bersihin dong!”
kenapa eh kenapa?
soalnya mereka ngelakuin itu engga lebih buat kebaikan kamu sendiri. ga jarang mereka jadi alarm yang ga berhenti ngingetin kamu kalo seseorang yang kamu sukai sebenernya orang yang ga baik dan ga pantes buat kamu.
kenapa eh kenapa?soalnya mereka ngelakuin itu engga lebih buat kebaikan kamu sendiri. ga jarang mereka jadi alarm yang ga berhenti ngingetin kamu kalo seseorang yang kamu sukai sebenernya orang yang ga baik dan ga pantes buat kamu.
Jengkel? Jangan lagi. 
Mereka engga sedang menjatuhkan kamu.
Mereka ngomong hal yang sesungguhnya sekalipun terkesan menyakitkan di hati kamu.
Mereka ngomong sesuatu yang terkesan ‘dingin’ tetapi mereka ngelakuin itu buat nunjukin kepedulian yang besar banget buat kamu.

Mereka engga sedang menjatuhkan kamu.
Mereka ngomong hal yang sesungguhnya sekalipun terkesan menyakitkan di hati kamu.Mereka ngomong sesuatu yang terkesan ‘dingin’ tetapi mereka ngelakuin itu buat nunjukin kepedulian yang besar banget buat kamu.
mening sahabat sendiri yang ngomong ada cabai di gigi kamu daripada kamu keliling kota sambil ada cabai terselip di antara gigi tanpa sadar. Iya gak? 

Sahabat Sejati…
Mengantar Anda Menggapai Impian
Mengantar Anda Menggapai Impian

Sekalipun mereka mengatakan hal-hal kebenaran tentang kamu, mereka gaakan menghakimi atau mengkritik kamu.
Mereka adalah pemberi saran terbaik,
sekaligus rekan paling gila yang bisa bikin kamu ga sungkan ngomong apa sebenarnya impian kamu, apa yang sebenarnya yang kamu cari di hidup kamu (seringkali hal ini bahkan ga diketahui orang tua kamu sendiri).
Mereka adalah pemberi saran terbaik,
sekaligus rekan paling gila yang bisa bikin kamu ga sungkan ngomong apa sebenarnya impian kamu, apa yang sebenarnya yang kamu cari di hidup kamu (seringkali hal ini bahkan ga diketahui orang tua kamu sendiri).
kamu juga gitu, jadi penopang impian sahabat kamu.
Saling mendukung, saling percaya dan saling mengingatkan, tanpa sikap menghakimi.
Mereka bisa menjadi kotak untuk menampung impian kamu, sekaligus tempat mencurahkan air mata saat impian kamu ga tercapai dan melambung terlalu tinggi untuk diraih.
Saling mendukung, saling percaya dan saling mengingatkan, tanpa sikap menghakimi.
Mereka bisa menjadi kotak untuk menampung impian kamu, sekaligus tempat mencurahkan air mata saat impian kamu ga tercapai dan melambung terlalu tinggi untuk diraih.

Sahabat Sejati…
TidakMeminta Imbalan Apapun
Tidak
Mungkin kamu pernah saling meminjam barang atau uang ke sahabat kamu, ini wajar. tapi di luar itu semua, seorang sahabat ga mengharap apapun dari kamu.
Sekalipun kamu dalam kondisi susah, melarat, jatuh miskin dan tidak punya apapun,
mereka akan ada di samping kamu, masih menjadi sahabat yang sama baiknya seperti pada saat kamu sukses dan bahagia. 
mereka akan ada di samping kamu, masih menjadi sahabat yang sama baiknya seperti pada saat kamu sukses dan bahagia. 
Sahabat Sejati…
Tidak Akan Mengubah Anda
Tidak Akan Mengubah Anda
Mereka menerima apapun diri kamu, apapun pemikiran kamu dan mereka gaakan meminta kamu buat berubah jadi orang lain. Mungkin mereka bakal ngingetin kamu kalo terlalu banyak mengonsumsi makanan ga sehat, tapi mereka ngelakuin itu buat kebaikan kamu
kalo kamu ga suka dengan pilihan film kesukaannya, mereka gaakan maksa kamu buat nonton film tersebut.
kalo kamu ga suka rumah makan kesukaan mereka, mereka bakal lebih milih mengunjungi rumah makan itu seorang diri tanpa ngajak kamu, karena mereka tahu karena kamu ga suka.
Mereka ngehormatin kamu, keputusan kamu dan hal-hal yang tengga kamu suka.
As simple as that.
As simple as that.
Sahabat Sejati…
Mau Mendengarkan Anda


Mau Mendengarkan Anda



Banyak orang yang kaya ngedengerin kamu dan bersimpati, tetapi hanya itu saja, terus mereka berlalu
. tapi seorang sahabat ga gitu, mereka ngedenger apapun yang kamu katakan, bahkan kalo butuh waktu berjam-jam.
. tapi seorang sahabat ga gitu, mereka ngedenger apapun yang kamu katakan, bahkan kalo butuh waktu berjam-jam.
sedikit banget orang yang mau ngedengerin kamu sampe mendalam, ini bukan pekerjaan mudah. Karena lebih banyak orang yang bakal menghakimi dan mengkritik kamu, itu lebih mudah daripada mendengarkan.
Sahabat Anda akan selalu mendengarkan Anda tanpa kritik. Karena itu, Anda lebih membutuhkan satu orang sahabat sejati yang mau mendengarkan Anda dibandingkan hanya bersenang-senang dan terlihat cool dengan beberapa orang, tetapi sebenarnya Anda kesepian.
salam : @rinaronney 


Minggu, 25 Maret 2012
kita @240312, ciwidey \(‾▿‾\)┌(_o_)┐
bismillaahirrohmaanirrohiim
oke come back masih dengan with me yaaah
d entri kali ini ak ga bakalan banyak menghasilkan tulisan, tapi ak bakalan memperlihatkan hasil jepretan kita
selama kita berada d ciwidey
, oiyah
''kita'' disini itu orangorangnya adalaaaaah :


oke come back masih dengan with me yaaah
d entri kali ini ak ga bakalan banyak menghasilkan tulisan, tapi ak bakalan memperlihatkan hasil jepretan kita
selama kita berada d ciwidey
, oiyah
''kita'' disini itu orangorangnya adalaaaaah :
1.MOCHAMMAD ICHSAN ALHAMID
(ketua hisab)
(ketua hisab)
2.IQBAL TAWAKKAL 

3.ILHAM HABIBURROHMAN 

4.EMSA AINUN NAJIB

5.RIAN RAMADHAN
6.DIKA NUR IQBAL

7.HAFIDZ HAFIDDIN
8.SILMI FAUZIYYAH
9.FATIMA SITI A

10.MILATI ENDAHSARI
11.ANNISA OCTAVIANI
12.DIMA NOOR ZIEHAD
13.dan saya sendiri CHOERINA BADRIYAH
hahaha .
naaaaah dan inilaaaaaaaaaah haaaaaasilnyaaaaa
jreng jreeeeeng
::::: 
hahaha .naaaaah dan inilaaaaaaaaaah haaaaaasilnyaaaaa
jreng jreeeeeng
::::: 
poto bareng 

naaaaaaah ini nih ''SITU''nyaa, indah kaaaaaan ?


sekarang saatnya kita makan pemirsaaaaaaaaah 

tuh liat mereka, narsis kaaan ?
hehe
hehe
udah dari situ patenggang, kita langsung caw k kebun teh yg ada tukang jagung bakarnya


yaaaaaa mungkin cuma segitu yg dapat saya sampaikan, sebenernya masih banyak sih potopotonya tapi dikarnakan waktu sudah tida bersahabat, jadi saaya akhiri saja sampai disini.
singkat dan padat hehe. wassalamualaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.
singkat dan padat hehe. wassalamualaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.
Langganan:
Postingan (Atom)












